Setiap manusia tidak lepas akan Lalai dalam melakukan sesuatu,dalam pekerjaan setiap orang bisa saja lalai,dalam beribadah setiap orang bisa saja lalai. Namun sebagai manusia yang penuh dengan kata lalai,kita harus berusaha agar lalai tidak lagi menghampiri kita. Kali ini saya akan persembahkan Puisi Lalai untuk sobat semua. Happy Reading

LALAI
Jari
itu ku jentik berkali-kali
Nampak
biru...sampai bilakah jari-jemari ini mau membisu?
Kaki itu ku peluk
Berulang
kali
Nampak
kaku
Sampai
bilakah kaki-kaki ini mau menyerah?
Hati
itu ku ketuk
Kesekian
kali
Nampak
merah..
Sampai
bilakah hati ini mau pasrah?
Akal
itu kupetik
Berjuta
kali
Namun
tiada warna
Sampai
bilakah akal ini mau berserah?
Jiwa
ini ku pujuk
Setiap
kali
Namun
tiada cerah
Sampai
bilakah jiwa ini mau bersyukurt?
Nah itulah Puisi Lalai yang bisa saya persembahkan untuk pembaca sekalian. Kata lalai harusnya dihindari dalam berbagai aktivitas, jujur saja jika orang tidak pernah lepas dari kata lalai, maka dari itu upayakan untuk selalu prepare dalam melakukan segala aktivitas.
Puisinya bagus, mas ^^
ReplyDeleteTerima kasih Mbak Mell
Delete